6 Penyakit Ikan Air Tawar Yang Paling Umum

6 Penyakit Ikan Air Tawar Yang Paling Umum

Olivia Hoover

Olivia Hoover | Pemimpin Redaksi | E-mail

Foto oleh: Grigory Pil / Bigstock

Sama seperti hewan peliharaan lainnya, ikan mudah terserang penyakit. Jika Anda memiliki tangki, waspadai enam penyakit air tawar umum ini.

Kunci untuk menjaga ikan akuarium Anda bahagia dan sehat adalah menjaga kualitas air yang tinggi di akuarium Anda. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah untuk tetap up to date dengan tugas-tugas pemeliharaan rutin seperti perubahan air dan pengujian air. Bahkan jika Anda melakukan yang terbaik untuk menjaga tangki Anda bersih, namun masih ada kemungkinan bahwa ikan Anda akan sakit. Bersiaplah - pelajari cara mengidentifikasi dan mengobati penyakit ikan air tawar umum sehingga Anda tahu bagaimana menangani situasi jika itu muncul.

Enam Penyakit Ikan Air Tawar Paling Umum

Penyakit ikan akuarium mengambil banyak bentuk dan beberapa lebih umum daripada yang lain. Berikut adalah enam penyakit ikan air tawar yang paling umum yang akan Anda temui:

  1. Ich: Nama resmi dari penyakit ini adalah Ichthyophtirius, setelah parasit putih kecil yang bertanggung jawab untuk infeksi. Mereka muncul sebagai titik putih kecil pada sirip, insang, dan tubuh ikan yang terinfeksi. Penyakit ini sangat menular dan umumnya disebabkan atau diperparah oleh kualitas air yang buruk. Langkah pertama dalam perawatan adalah meningkatkan kualitas air, kemudian Anda dapat memberi dosis pada tangki Anda dengan obat yang dibeli di toko atau garam akuarium untuk membunuh parasit.

Terkait: Ich atau White Spot Disease: Penyebab, Gejala dan Pengobatan

  1. Fin Rot: Ini adalah penyakit bakteri yang dapat menggerogoti sirip ikan Anda jika mereka disimpan dalam kondisi yang penuh sesak atau tidak bersih. Obat antibiotik atau pakan obat dapat digunakan untuk mengobati kondisi ini, meskipun mengurangi stres dan meningkatkan kualitas air lebih penting dalam memerangi masalah khusus ini.
  2. Amonia Keracunan: Kondisi ini terjadi ketika kadar amonia di tangki Anda naik terlalu tinggi, biasanya akibat bakteri yang tidak cukup bermanfaat. Ikan dengan keracunan amonia mengembangkan insang merah, meradang dan mereka dapat diamati terengah-engah di permukaan tangki untuk udara. Perawatan terbaik untuk kondisi ini adalah untuk meningkatkan kualitas air dengan menggunakan kerikil vakum untuk melakukan perubahan air sebesar 50% hingga 60% volume tangki Anda.
  3. Anchor Worm: Ini adalah penyakit parasit lain yang disebabkan oleh ulat merah kecil (cacing) yang berasal dari tubuh ikan yang terinfeksi. Ikan dengan cacing jangkar sering dapat diamati menggaruk tubuh mereka di permukaan tangki. Pilihan pengobatan termasuk obat antiparasit seperti Formalin atau Clout.

Terkait: Cara Menangani Stres di Akuarium Ikan

  1. Cacing: Cacing adalah cacing pipih kecil yang ditemukan di sebagian besar akuarium, tetapi mereka tidak menjadi masalah sampai kondisi air menurun dan ikan menjadi stres. Gejala termasuk ikan menggaruk permukaan tangki, gerakan insang yang cepat, kemerahan, dan pucat. Kondisi ini dapat diobati dengan obat antiparasit dan peningkatan kualitas air.
  2. Basal: Dropsy sebenarnya adalah tanda penyakit dan bukan penyakit dalam dan dari dirinya sendiri. Kondisi ini terjadi ketika tubuh ikan yang terinfeksi menjadi kembung akibat akumulasi cairan karena infeksi ginjal. Perbaikan kualitas air adalah kunci untuk mengobati penyakit ini, dan obat antibiotik juga dapat membantu.

Jika Anda serius menjaga ikan akuarium Anda dalam kondisi terbaiknya, pastikan untuk meluangkan waktu untuk mempelajari tentang penyakit ikan air tawar yang paling mungkin menyerang tangki Anda. Semakin banyak yang Anda tahu, semakin siap Anda akan berada dalam situasi di mana ikan Anda sakit, dan semakin cepat Anda akan dapat memberi mereka perawatan yang mereka butuhkan untuk membuat pemulihan penuh.

Berbagi Dengan Teman Anda

Artikel Yang Berhubungan

add